PACITAN – Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) memberikan sejumlah manfaat bagi petani tembakau di Kabupaten Pacitan. Salah satunya berupa program yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas dan perlindungan tenaga kerja.

 

Petani tembakau asal Pacitan, Rinanto, menjadi salah satu masyarakat yang merasakan manfaat tersebut. Ia mengungkapkan bahwa selama menjadi petani tembakau, dirinya telah mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan.

 

Pelatihan yang diberikan berkaitan dengan pengolahan tembakau. Bagi petani, tambahan pengetahuan tersebut menjadi bagian penting untuk mendukung pengelolaan komoditas tembakau.

 

“Sudah banyak mas pelatihan terkait pengolahan tembakau di Pacitan,” kata Rinanto.

 

Selain pelatihan, Rinanto menyebut adanya jaminan ketenagakerjaan yang pembayarannya mendapatkan subsidi dari pemerintah. Menurutnya, program tersebut memberikan rasa terbantu bagi petani yang bekerja di sektor tembakau.

 

“Ya senang dapat jaminan ketenagakerjaan, dibayarkan pemerintah juga mas sampai Oktober (2024) kemarin,” ujarnya.

 

Di sisi lain, kondisi harga tembakau juga menjadi perhatian petani. Rinanto mengatakan harga tembakau ketika ditemui masih cukup stabil dan dinilai baik bagi petani.

 

“Kalau harga tembakau stabil mas, bagus harganya sampai saat ini,” ucapnya.

 

Rinanto berharap berbagai program yang berkaitan dengan petani tembakau dapat terus memberikan manfaat. Ia juga menilai kelompok tani memiliki peran penting karena menjadi tempat petani bertukar pengalaman dan ilmu mengenai tanaman tembakau.

Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *