PACITAN – Kerusakan jalan penghubung Desa Wonogondo, Punjung, dan Banjarjo masih menjadi persoalan infrastruktur yang membutuhkan penanganan serius. Dari total panjang ruas sekitar 7,5 kilometer, diperkirakan 80 persen jalan tersebut masih dalam kondisi rusak.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pacitan mulai melakukan perbaikan secara bertahap pada 2026. Namun, keterbatasan anggaran membuat penanganan belum bisa menjangkau seluruh ruas jalan yang membutuhkan perbaikan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Pacitan, Imam Syafid, mengatakan, pekerjaan perbaikan tahun ini dilakukan di tiga titik, yakni Dusun Pakis, Desa Wonogondo, serta Dusun Mudal dan Dusun Ngunut, Desa Punjung.
Penanganan menggunakan konstruksi lapen atau lapisan penetrasi dengan total panjang sekitar 450 meter.
“Semoga pembangunan ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Syafid, Jumat (16/10/2026).
Menurutnya, panjang ruas jalan yang harus ditangani tidak sebanding dengan ketersediaan anggaran saat ini. Karena itu, pemerintah daerah perlu menentukan skala prioritas agar perbaikan tetap berjalan meski belum dapat dilakukan secara menyeluruh.
“Anggaran kita saat ini sangat terbatas, sedangkan semua juga membutuhkan. Jadi, belum bisa memperbaiki secara menyeluruh,” imbuhnya.
Syafid juga meminta masyarakat ikut menjaga kondisi jalan yang telah diperbaiki. Salah satu langkah yang perlu diperhatikan adalah memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik sehingga air tidak melimpas dan menggenangi badan jalan.
Air yang terus-menerus melewati permukaan jalan, terutama ketika musim hujan, berpotensi mempercepat kerusakan konstruksi.
Sementara itu, Sekretaris Desa Punjung, Purwo Yulianto, menyambut baik perbaikan yang telah dilakukan Pemkab Pacitan. Meski demikian, pihak desa berharap penanganan dapat dilanjutkan karena sebagian besar ruas jalan masih membutuhkan perhatian.
Menurut Purwo, usulan perbaikan jalan tersebut telah berulang kali disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun, realisasinya tetap bergantung pada kebijakan dan kemampuan anggaran pemerintah kabupaten.
“Mewakili masyarakat Desa Punjung, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemkab Pacitan dalam memperbaiki ruas jalan Wonogondo–Punjung–Banjarjo,” ucapnya.
Ia berharap pembangunan dapat dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh ruas jalan kembali layak dilalui.
Keberadaan jalan yang memadai dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan akses pelayanan kesehatan.
Dengan perbaikan yang dilakukan secara bertahap, masyarakat berharap konektivitas antarwilayah di kawasan sekitar lereng Gunung Lanang semakin baik dan kerusakan jalan tidak terus berlarut-larut.






