PACITAN – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Pacitan hingga pertengahan Oktober 2026 mencapai Rp9,194 miliar. Capaian tersebut setara 77,27 persen dari target sebesar Rp11,899 miliar dalam APBD Perubahan 2026.

Meski telah melampaui tiga perempat target tahunan, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pacitan masih memiliki pekerjaan rumah untuk menutup kekurangan pendapatan sekitar Rp2,705 miliar hingga akhir Desember.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disparbudpora Pacitan, Erwanto, menyebut sisa waktu hingga penghujung tahun akan dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pendapatan dari sektor pariwisata.

“Realisasi kita sudah mencapai Rp9.194.094.000. Sementara, kekurangannya kurang lebih Rp2,705 miliar dari target APBD Perubahan sebesar Rp11,899 miliar,” ujarnya, Kamis (15/10/2026).

Disparbudpora telah menyusun target penerimaan bulanan untuk mengukur peluang pencapaian target tersebut.

Pada Oktober, pendapatan ditargetkan sekitar Rp710 juta. Hingga pertengahan bulan, realisasi penerimaan sudah mencapai sekitar Rp360 juta.

Memasuki November, target dinaikkan menjadi sekitar Rp700 juta. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata penerimaan pada bulan yang sama di tahun-tahun sebelumnya, yakni sekitar Rp500 juta.

Salah satu faktor yang diharapkan memberikan kontribusi tambahan adalah penyelenggaraan Jambore Nasional komunitas sepeda motor. Kegiatan tersebut diproyeksikan mampu mendatangkan peserta dari luar daerah dan meningkatkan aktivitas wisata.

Sementara itu, Desember menjadi periode yang paling diharapkan untuk menggenjot penerimaan. Disparbudpora menargetkan pendapatan sekitar Rp1,5 miliar, dengan harapan dapat mencapai Rp1,7 miliar.

Momentum libur akhir tahun dinilai menjadi peluang untuk meningkatkan kunjungan ke berbagai destinasi wisata unggulan di Pacitan.

Pantai Klayar, Pantai Watu Karung, dan Pantai Srau masih menjadi sejumlah destinasi yang diandalkan untuk menarik wisatawan.

Disparbudpora berharap optimalisasi pendapatan selama Oktober hingga Desember dapat memperkecil kekurangan target sekaligus mendukung peningkatan kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan daerah.

Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *