PACITAN – Kabar baik datang bagi masyarakat wilayah utara Kabupaten Pacitan, khususnya Kecamatan Nawangan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan proyek pelebaran Jalan Provinsi jalur Arjosari–Nawangan–Purwantoro (batas Jawa Tengah) kembali dilanjutkan pada tahun 2026.

Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan, Dinas PU Bina Marga Jawa Timur, Budi Harisantoso, mengatakan saat ini proyek tersebut masih dalam tahap proses pengadaan atau lelang.

“Targetnya penetapan pemenang lelang akhir Januari sampai awal Februari 2026. Insyaallah Februari sudah ada pemenang dan pekerjaan bisa segera dimulai,” ujarnya, Senin .

Pelebaran jalan ini masuk dalam Program Pelebaran Jalan Provinsi di Kabupaten Pacitan dengan paket pekerjaan Link 002 Arjosari–Nawangan–Purwantoro. Jalan yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 3,5 meter akan diperlebar menjadi 6 meter.

Pada tahap lanjutan ini, panjang ruas yang ditangani mencapai sekitar 2,8 kilometer dengan total pagu anggaran sebesar Rp15,1 miliar. Lokasi pekerjaan berada di tiga desa di Kecamatan Nawangan, yakni Desa Gondang, Desa Nawangan, dan Desa Mujing.

Budi menjelaskan, waktu pengerjaan direncanakan selama 6,5 bulan. Hingga akhir tahun 2026, progres pelebaran jalan Provinsi tersebut ditargetkan mencapai sekitar 80 persen.

“Dengan tambahan anggaran Rp15,1 miliar ini, diharapkan akses transportasi warga semakin lancar dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah utara Pacitan,” pungkasnya.

Proyek ini menjadi angin segar di tengah keluhan warga terkait kondisi sejumlah jalan kabupaten dan desa yang masih mengalami kerusakan. Pelebaran jalur Arjosari–Nawangan–Purwantoro diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar mobilitas barang dan jasa antarwilayah.

Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *