PACITAN – Kabar membanggakan datang dari dunia kebudayaan Pacitan. Festival Ronthek Pacitan kembali terpilih sebagai bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pacitan, Munirul Ichwan, Sabtu (24/1/2026).
Munirul memastikan bahwa informasi masuknya kembali Festival Ronthek dalam kalender event nasional KEN 2026 adalah benar, setelah melalui proses evaluasi dan penguatan kurasi di tingkat nasional.
“Ronthek dinilai memiliki keunikan, nilai budaya, serta keterlibatan masyarakat yang kuat sebagai identitas Pacitan. Karena itu, festival ini kembali terpilih dalam KEN 2026,” ujar Munirul.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja bersama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku budaya, hingga komunitas seni yang selama ini konsisten menjaga dan mengembangkan tradisi Ronthek.
“Kembalinya Ronthek ke KEN 2026 merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku budaya, dan komunitas seni untuk menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya atraktif, tetapi juga sarat makna dan narasi budaya,” lanjutnya.
Ke depan, Disparbudpora Pacitan berharap Festival Ronthek dapat terus berkembang dan menjadi ikon budaya daerah yang berkelanjutan.
Tidak hanya sebagai ajang pelestarian tradisi, Festival Ronthek juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.
“Kami berharap Ronthek mampu menumbuhkan kebanggaan masyarakat serta memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di Pacitan,” pungkas Munirul.
Kembalinya Festival Ronthek Pacitan ke KEN 2026 sekaligus menegaskan posisi Pacitan sebagai daerah yang kaya akan tradisi dan kreativitas budaya, serta siap bersaing di panggung event nasional.






